Radikal Bebas
Radikal bebas adalah kumpulan molekul tidak stabil yang bisa merusak jaringan
tubuh. Radikal bebas berada di
sekitar kita, dalam pestisida, polusi udara, asap rokok, minuman beralkohol, sinar ultraviolet dari matahari, dan bahkan
kebiasaan sehat seperti olahraga dapat membentuk radikal bebas. Dalam setiap hembusan nafas, ribuan radikal
bebas dibentuk. Radikal bebas merupakan produk alamiah yang mudah terbentuk.
Radikal bebas terbentuk karena molekul kehilangan elektron sehingga sangat reaktif dan menjadi
tidak stabil. Untuk mencapai kestabilan radikal bebas mencuri elektron
dari komponen lain dalam tubuh
seperti protein, enzim, bahkan DNA (materi genetik).
Rata-rata setiap sel tubuh dapat
diserang radikal bebas setiap 10 detik. Hal ini adalah reaksi rantai
yang berbahaya, karena setiap sebuah molekul
radikal bebas menjadi stabil, radikal bebas lain akan terbentuk.
Beberapa penyakit yang bisa diakibatkan oleh radikal bebas adalah
serangan jantung dan kanker. DNA yang dirusak oleh
radikal bebas, tidak bisa kembali
normal. Malah akan membentuk DNA yang berbahaya, yang mengarah kepada pertumbuhan sel abnormal, yang akhirnya menjadi kanker atau tumor.
Penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas
bersifat kronis, artinya pertama-tama tidak akan
terasa. Butuh waktu bertahun-tahun
kemudian baru tampak jelas gejala
penyakit tersebut.
Tidak mungkin untuk menghindari
radikal bebas. Jadi apa
yang bisa kita lakukan untuk mencegah
timbulnya penyakit kronis akibat radikal
bebas? Satu-satunya cara adalah
dengan mengkonsumsi lebih banyak antioksidan.
ANTI-OKSIDAN
Antioksidan adalah zat yang diperlukan tubuh untuk menetralisir
radikal bebas dan mencegah kerusakan
yang ditimbulkannya terhadap
sel normal, protein, dan lemak. Antioksidan menstabilkan radikal
bebas dengan melengkapi kekurangan elektron yang dimiliki radikal bebas, dan menghambat terjadinya reaksi berantai dari pembentukan
radikal bebas yang dapat menimbulkan stres oksidatif.
Ada beberapa bentuk antioksidan, di antaranya vitamin, mineral, dan fitokimia. Berbagai tipe antioksidan
berkerja bersama dalam melindungi sel normal dan menetralisir radikal bebas.
FITO-NUTRISI
Fitonutrisi (phytonutrients)
adalah senyawa yang terkandung dalam tumbuh-tumbuhan yang merupakan bagian terpenting dari sistem kekebalan
pada tumbuh-tumbuhan.
Tugas senyawa fitonutrisi adalah untuk melindungi
tumbuhan dari serangan penyakit, luka, serangga/hama, panas matahari
yang berlebihan, sinar
ultraviolet, dan racun/polusi dari tanah
maupun udara.
Apa yang baik
bagi tumbuhan, juga baik bagi
tubuh manusia. Hasil penelitian membuktikan bahwa fitonutrisi merupakan antioksidan yang sangat kuat, yang sangat ampuh menetralisir
radikal bebas. Fitonutrisi berperan penting dalam pengobatan penderita kanker, diabetes, kardio-vaskular (jantung) dan hipertensi (tekanan darah tinggi).
email: mantugaul@gmx.co.uk
hp: 0819-32561577